27.9 C
Manokwari
Monday, January 12, 2026

Samsung Galaxy S26 Ultra Bocor, Rilis Mundur & Fast Charging 60W

Must read

Jakarta, Beritakasuari.com – Rumor mengenai generasi terbaru smartphone flagship Samsung kembali mencuri perhatian publik. Seri Galaxy S26 kini mulai ramai dibicarakan, terutama varian tertingginya, Galaxy S26 Ultra, yang disebut-sebut membawa perubahan signifikan baik dari sisi jadwal rilis maupun performa daya. Informasi ini beredar luas setelah sejumlah leaker kredibel membagikan detail awal yang cukup meyakinkan.

Berdasarkan bocoran yang dikaitkan dengan Evan Blass yang dikenal dengan akun @evleaks serta Ice Universe, Samsung dikabarkan tidak lagi mempertahankan pola peluncuran di awal Januari. Galaxy Unpacked untuk lini Galaxy S26 justru disebut akan digelar pada 25 Februari 2026 di San Francisco, Amerika Serikat. Evan Blass bahkan menyebut informasi tersebut sebagai “100% akurat”, menandakan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap perubahan strategi Samsung kali ini. Jika jadwal tersebut benar, maka ketersediaan global Galaxy S26 Ultra diperkirakan baru dimulai sekitar 11 Maret 2026.

Perubahan waktu peluncuran ini diyakini bukan tanpa alasan. Samsung disebut ingin memastikan transisi desain berjalan lebih matang sekaligus mengamankan kesiapan produksi dan distribusi global. Langkah ini juga memberi ruang bagi optimalisasi teknologi baru yang akan dibenamkan pada perangkat flagship mereka.

Salah satu peningkatan paling menarik datang dari sektor baterai dan pengisian daya. Galaxy S26 Ultra dirumorkan akan mendukung pengisian kabel hingga 60W, sebuah lonjakan yang cukup besar dibandingkan generasi sebelumnya yang masih bertahan di angka 45W. Dalam pengujian internal yang beredar, perangkat ini diklaim mampu mengisi daya hingga 75 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Kapasitas baterainya sendiri masih menjadi perdebatan, dengan dua kemungkinan yang beredar, yakni tetap menggunakan baterai 5.000 mAh dengan efisiensi chipset terbaru, atau meningkat menjadi sekitar 5.200 mAh.

Tidak hanya pengisian kabel, pengisian daya nirkabel juga mendapat perhatian khusus. Galaxy S26 Ultra disebut akan mendukung wireless charging hingga 25W dan kemungkinan mengadopsi sistem casing magnetik yang fungsinya mirip dengan MagSafe, memberikan kemudahan dalam penggunaan aksesori tambahan.

Dari sisi lini produk, Samsung tampaknya tetap mempertahankan formasi tiga model utama. Galaxy S26 akan hadir sebagai versi paling ringkas, disusul Galaxy S26+ dengan layar lebih besar, sementara Galaxy S26 Ultra tetap menjadi varian premium dengan dukungan S Pen serta desain modul kamera yang dikabarkan mengalami penyegaran. Rumor mengenai kembalinya desain “Edge” sejauh ini justru ditepis oleh sumber-sumber yang sama.

Soal harga, meskipun Samsung belum memberikan konfirmasi resmi, kenaikan biaya produksi chipset 3nm membuat harga Galaxy S26 Ultra diperkirakan tidak akan turun. Di pasar Amerika Serikat, banderol awalnya diprediksi berada di kisaran USD 1.299. Untuk pasar Indonesia, harga kemungkinan akan berada pada rentang Rp 23 juta hingga Rp 25 juta, tergantung pada konfigurasi memori yang ditawarkan.

Jika bocoran ini terbukti akurat, Galaxy S26 Ultra berpotensi menjadi salah satu flagship Android paling menarik di tahun 2026, terutama bagi pengguna yang selama ini menantikan peningkatan signifikan pada sektor baterai dan kecepatan pengisian daya.

More articles

Latest article