27.9 C
Manokwari
Monday, January 12, 2026

Remaja Manokwari Rasakan Manfaat JKN dan Layanan Digital BPJS

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk generasi muda di Papua Barat. Angeline, remaja berusia 15 tahun asal Manokwari yang terdaftar sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah, mengaku merasakan langsung manfaat layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan bebas dari beban biaya.

Ia mengatakan, setiap kali mengalami keluhan ringan seperti batuk atau flu, dirinya rutin berobat ke puskesmas dengan didampingi orang tua. Pelayanan yang diterima dinilai efisien dan sesuai standar medis. “Biasanya saya diantar orang tua ke puskesmas karena keluhan ringan seperti batuk atau flu. Pelayanannya cepat, obat yang diberikan sesuai, dan seluruh biayanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Saya merasa sangat terbantu dan lebih tenang karena tidak perlu memikirkan biaya pengobatan,” ujar Angeline, Minggu, 11 Januari 2026.

Sebagai peserta JKN, Angeline mengaku tidak pernah mengalami kendala saat memanfaatkan layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Ia menilai tenaga medis bekerja secara tertib dan profesional dalam menangani pasien. Kemudahan semakin terasa sejak pemanfaatan layanan digital melalui Aplikasi Mobile JKN.

Menurutnya, sistem antrean digital memberikan kepastian waktu pelayanan dan menghilangkan kebiasaan menunggu lama di fasilitas kesehatan. “Sekarang saya cukup membuka Aplikasi Mobile JKN dan memilih menu pendaftaran layanan antrean. Di situ langsung terlihat nomor antrean, estimasi waktu pelayanan, hingga nama dokter yang melayani. Jadi, saya bisa datang mendekati waktu pelayanan tanpa harus menunggu lama,” jelasnya.

Digitalisasi layanan JKN tersebut dianggap sebagai terobosan yang signifikan, terutama bagi pelajar dan keluarga yang memiliki aktivitas padat. Angeline menyebut, pengaturan waktu berobat kini menjadi jauh lebih fleksibel dan efisien hanya melalui ponsel.

Kemudahan itu juga ia rasakan saat mendampingi orang tuanya menjalani pemeriksaan lanjutan. Menurutnya, proses rujukan berjalan cepat dan sesuai kebutuhan medis. “Ketika orang tua saya membutuhkan pemeriksaan lanjutan, dokter langsung memberikan rujukan ke rumah sakit. Prosesnya cepat dan sesuai kebutuhan medis. Bahkan saat di rumah sakit, kami juga menggunakan Aplikasi Mobile JKN untuk mengambil antrean, sehingga pelayanan menjadi lebih tertib,” ungkapnya.

Selain mempermudah akses layanan, Angeline menilai alur administrasi JKN kini semakin transparan dan mudah dipahami. Ia melihat seluruh tahapan pelayanan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, dilakukan berdasarkan indikasi medis yang jelas tanpa prosedur berbelit.

Bagi Angeline, menjadi peserta JKN bukan sekadar memiliki kartu jaminan kesehatan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepastian dalam memperoleh layanan medis yang layak. Ia berharap kemudahan dan kualitas layanan BPJS Kesehatan dapat terus dipertahankan agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaat nyata dari program JKN.

More articles

Latest article