26.4 C
Manokwari
Monday, January 26, 2026

Pesparawi Nasional Manokwari Siapkan Hotel Apung Peserta

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi tingkat nasional yang akan digelar di Manokwari menyiapkan skema khusus transportasi dan penginapan guna memastikan kenyamanan sekitar 10.000 peserta dari berbagai daerah. Langkah ini diambil sebagai solusi strategis untuk mengatasi keterbatasan kapasitas penginapan darat di ibu kota Provinsi Papua Barat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek, menjelaskan bahwa panitia telah merancang kolaborasi lintas instansi untuk mengoptimalkan seluruh moda transportasi yang tersedia. “Kami akan berkoordinasi dengan UPBU Rendani terkait dukungan transportasi udara, termasuk kemungkinan penggunaan pesawat Hercules, serta dengan Pelni untuk mendukung transportasi laut,” ujarnya pada Minggu, 25 Januari 2026.

Menurut Markus, lonjakan jumlah peserta menuntut kesiapan akses masuk yang terintegrasi, baik melalui jalur udara maupun laut. Oleh karena itu, panitia tidak hanya memfokuskan pada distribusi kedatangan peserta, tetapi juga menyiapkan alternatif penginapan berupa hotel terapung sebagai bagian dari manajemen logistik acara berskala nasional tersebut.

Ia menyebutkan bahwa penyediaan dua kapal sebagai penginapan apung dinilai cukup efektif dan telah memiliki rekam jejak keberhasilan. “Skema hotel terapung ini pernah diterapkan di Wondama dan terbukti berjalan baik, sehingga kami menilai pendekatan serupa relevan diterapkan di Manokwari,” katanya.

Penggunaan penginapan terapung akan diprioritaskan bagi peserta yang berasal dari wilayah Papua dan tiba melalui jalur laut. Sementara itu, peserta dari luar Papua akan diarahkan untuk menempati hotel dan penginapan darat di Manokwari yang telah disiapkan serta diverifikasi oleh panitia penyelenggara.

Dalam mendukung mobilitas peserta, panitia juga berkomitmen memaksimalkan seluruh moda transportasi laut yang tersedia, mulai dari kapal Pelni, Sabuk Nusantara, hingga kapal cepat. Optimalisasi ini bertujuan memastikan arus kedatangan dan kepulangan peserta dari pelabuhan menuju lokasi kegiatan berlangsung secara tertib dan terkoordinasi. “Semua moda transportasi laut akan kami maksimalkan agar pergerakan peserta berjalan lancar,” ujar Markus.

Meski demikian, Markus menegaskan bahwa keseluruhan rencana tersebut masih memerlukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya. Kelancaran skema transportasi dan penginapan dinilai menjadi faktor krusial dalam menentukan suksesnya Manokwari sebagai tuan rumah Pesparawi tingkat nasional.

Persiapan yang matang ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir. Selain mendukung kelancaran kegiatan, keberhasilan pengelolaan logistik ini juga diyakini akan memperkuat citra Papua Barat sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan agenda nasional berskala besar secara profesional.

More articles

Latest article