28.3 C
Manokwari
Friday, February 13, 2026

Pertamina Aktifkan Satgas Nataru 2025-2026 di Papua Maluku

Must read

Jayapura, Beritakasuari.com – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku kembali mengoperasikan Posko Satuan Tugas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai langkah strategis untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi energi selama periode libur panjang di wilayah Papua dan Maluku. Aktivasi Satgas ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat serta mitra industri.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menyampaikan bahwa Satgas Nataru telah aktif sejak 13 November 2025 dan akan beroperasi hingga 11 Januari 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di SPBU Entrop Jayapura pada Senin (22/12/2025).

“Satgas aktif terhitung mulai 13 November 2025 yang lalu hingga 11 Januari 2026 mendatang. Tim Satgas setiap harinya melakukan monitoring dan pengecekan langsung ke lapangan memastikan ketersediaan BBM, LPG, Avtur, Minyak Tanah bagi masyarakat termasuk BBM industri untuk mitra kami,” ujar Awan Raharjo.

Selama periode awal pelaksanaan Satgas, Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi energi dibandingkan bulan September dan Oktober. Konsumsi harian BBM jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax Series meningkat sebesar 6,2 persen, sementara BBM jenis gasoil seperti Dex Series dan Biosolar mengalami kenaikan sekitar 15,6 persen. Pada waktu yang sama, konsumsi LPG non subsidi meningkat 7,2 persen, minyak tanah melonjak hingga 28,2 persen, dan Avtur mengalami kenaikan sebesar 12,4 persen.

Awan menjelaskan bahwa proyeksi kebutuhan energi telah dihitung berdasarkan realisasi konsumsi sejak November hingga menjelang perayaan Natal. Perhitungan tersebut menjadi dasar dalam menyiapkan langkah antisipatif menghadapi puncak permintaan saat Natal dan Tahun Baru. Saat ini, rata-rata ketahanan stok seluruh produk energi di Regional Papua Maluku berada pada kisaran 10 hingga 12 hari dan terus dijaga pada level aman.

“Kami telah menghitung proyeksi berdasarkan realisasi sejak November hingga menjelang Natal. Ini menjadi gambaran kami dalam mempersiapkan dan antisipasi kebutuhan masyarakat dan mitra industri pada puncak libur Natal dan Tahun Baru,” lanjutnya.

Untuk memastikan layanan optimal, Pertamina Patra Niaga menyiapkan empat pilar layanan utama, meliputi 51 SPBU Siaga, 15 agen LPG non subsidi Siaga, 45 agen minyak tanah Siaga, serta penambahan 51 unit mobil tangki. Selain itu, tersedia pula layanan atensi untuk wilayah rawan bencana, daerah dengan potensi gelombang tinggi, serta area terpencil yang menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi energi.

Layanan pendukung lainnya mencakup program promosi yang dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina, serta fasilitas tambahan berupa Serambi MyPertamina yang berlokasi di Bandara Domine Eduard Osok Sorong sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat selama masa liburan.

“Layanan tambahan ini adalah antisipasi di luar kesiapan dan kehandalan sarana utama, agar ketersediaan energi tetap terjaga meskipun terjadi peningkatan konsumsi, terutama pada hari-hari libur,” tambah Awan.

Dalam pelaksanaan Satgas Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku juga terus menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kementerian ESDM, BPH Migas, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta pengelola pelabuhan dan bandara. Sinergi lintas sektor ini dinilai krusial untuk menjawab tantangan geografis Papua dan Maluku yang didominasi wilayah kepulauan dan pegunungan.

“Kami tidak bisa bergerak sendiri dan perlu dukungan dari seluruh instansi terkait guna memastikan kelancaran suplai dan ketersediaan energi bagi masyarakat. Bersama seluruh stakeholders, Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan energi selama periode libur Natal dan Tahun Baru,” pungkas Awan, seraya menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal kepada masyarakat yang merayakan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan masukan terkait layanan dan operasional Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.

More articles

Latest article