Papua Barat Berduka, Kadis Pangan Lasarus Ullo Wafat

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat kembali diselimuti duka setelah wafatnya Lasarus Ullo pada Selasa, 7 April 2026. Kepergian pejabat yang dikenal luas sebagai sosok rendah hati ini meninggalkan kesedihan mendalam di kalangan aparatur pemerintahan maupun masyarakat.

Dalam perjalanan pengabdiannya, Lasarus dikenal sebagai figur yang tenang namun memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas yang diemban. Ia menjadi salah satu penggerak utama dalam memperkuat sistem ketahanan pangan daerah, termasuk dalam pengelolaan cadangan beras pemerintah serta upaya menjaga stabilitas harga pangan.

Peran aktifnya juga terlihat dalam berbagai program distribusi cadangan pangan yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, ia konsisten mendukung agenda nasional melalui kegiatan pertanian, termasuk keterlibatan dalam program tanam raya bersama jajaran Polda Papua Barat.

Komitmennya tidak berhenti pada aspek distribusi, tetapi juga menyentuh tantangan pemasaran produk pertanian lokal. Ia dikenal sebagai sosok yang terus mendorong optimalisasi penyerapan hasil produksi petani sekaligus menjaga keseimbangan harga, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.

“Pengendalian harga pangan menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat,” menjadi prinsip yang kerap ia sampaikan dalam berbagai kesempatan.

Di mata insan pers, Lasarus merupakan narasumber yang terbuka dan komunikatif. Ia tidak segan memberikan informasi terkait perkembangan isu ketahanan pangan, sehingga membantu publik memahami kondisi yang terjadi secara lebih transparan.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi lingkungan birokrasi, tetapi juga bagi masyarakat luas yang merasakan dampak dari kerja nyata yang telah ia lakukan. Dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga ketersediaan serta stabilitas pangan akan terus dikenang sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

More articles

Latest article