27.6 C
Manokwari
Wednesday, January 14, 2026

Panitia Pesparawi XIV 2026 Koordinasi dengan Gubernur

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Panitia pelaksana Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 melakukan koordinasi langsung dengan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan sebagai langkah strategis untuk mematangkan seluruh persiapan penyelenggaraan. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Selasa (13/1/2026), dengan fokus utama memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah ajang paduan suara gerejawi berskala nasional.

Ketua Umum Panitia Pesparawi Nasional XIV 2026, Ali Baham Temongmere, memimpin langsung jajaran inti panitia untuk melaporkan perkembangan teknis yang telah berjalan. Ia menyampaikan bahwa kehadiran panitia tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga untuk meminta arahan dan pandangan strategis dari gubernur agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan terkoordinasi sejak awal. “Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus melaporkan sejauh mana persiapan yang telah dilakukan panitia. Pesparawi Nasional XIV 2026 adalah event besar sehingga seluruh proses harus dipastikan berjalan matang dan terkoordinasi sejak awal,” ujarnya.

Ali Baham menegaskan bahwa Pesparawi Nasional bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum penting yang membawa nama Papua Barat ke panggung nasional. Oleh karena itu, dukungan dan kebijakan pemerintah daerah dinilai sangat krusial dalam menyinergikan seluruh unsur pendukung, mulai dari logistik hingga pelayanan kepada peserta. “Kami memohon petunjuk dan arahan Bapak Gubernur, terutama terkait langkah-langkah penting yang harus segera dilakukan agar Manokwari benar-benar siap menjadi tuan rumah yang baik dan berkesan bagi seluruh peserta dari Indonesia,” ungkapnya.

Saat ini, panitia tengah melakukan pemetaan kebutuhan secara menyeluruh, termasuk kesiapan venue lomba, akomodasi, transportasi, hingga mobilisasi ribuan peserta dan ofisial dari berbagai provinsi. Menurut panitia, intervensi kebijakan dari kepala daerah menjadi faktor penentu untuk memastikan dukungan lintas sektor dapat berjalan optimal dan terintegrasi.

Ali Baham juga menekankan bahwa ukuran keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV 2026 tidak hanya dilihat dari kemegahan panggung atau seremonial semata, tetapi lebih pada kenyamanan, keamanan, dan pengalaman positif seluruh kontingen selama berada di Manokwari. “Event ini bukan hanya tentang perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga tentang citra Papua Barat di mata nasional. Karena itu, persiapan tidak boleh setengah-setengah,” katanya.

Pesparawi Nasional XIV 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 26 Juni 2026 dan diproyeksikan menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar yang pernah digelar di Papua Barat. Dengan koordinasi yang semakin intens antara panitia dan pemerintah daerah, Manokwari optimistis mampu tampil sebagai tuan rumah yang profesional, ramah, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta serta masyarakat Indonesia.

More articles

Latest article