OJK Papua Barat Dorong Literasi Keuangan Syariah Perempuan

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya bersama Pemberdaya Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Papua Barat menggelar kegiatan Sicantiks atau Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah di Manokwari. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pengelolaan keuangan berbasis prinsip syariah sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan yang aman dan legal.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2026. Acara berlangsung di Aula Pondok Pesantren Salafiyah Manokwari pada Rabu (11/3/2026) dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman, menegaskan bahwa literasi keuangan memiliki peran penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan banyak kemudahan, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan baru bagi masyarakat, khususnya terkait maraknya penawaran investasi ilegal.

Di era digital saat ini, masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk maraknya fenomena investasi ilegal yang sering dipromosikan melalui praktik flexing kekayaan,” ujar Budi Rahman.

Ia menambahkan bahwa masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan secara bijak serta memahami berbagai produk dan layanan jasa keuangan yang sah secara hukum. Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat diharapkan mampu menghindari berbagai modus penipuan yang sering memanfaatkan rendahnya literasi keuangan.

Program edukasi tersebut diikuti lebih dari 310 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM perempuan serta ibu rumah tangga di wilayah Manokwari. Dalam kegiatan ini, para peserta memperoleh materi mengenai pengelolaan keuangan keluarga, perencanaan keuangan, hingga pemanfaatan produk keuangan berbasis syariah yang sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPUMI Papua Barat, Prima Aggraeni, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan bersama OJK dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa peningkatan literasi keuangan syariah sangat penting untuk memperkuat peran perempuan dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, serta membuka akses yang lebih luas bagi perempuan terhadap produk dan layanan keuangan yang aman, legal, dan sesuai prinsip syariah,” kata Prima.

Selain memberikan edukasi, kegiatan Sicantiks juga menghadirkan langkah konkret dalam mendorong inklusi keuangan. Dalam kesempatan tersebut dilakukan pembukaan rekening tabungan emas bagi para peserta. Sebanyak 250 rekening berhasil dibuka sebagai bagian dari upaya memperkenalkan instrumen investasi yang relatif aman dan mudah diakses oleh masyarakat.

Melalui program ini, OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan di berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya menyasar perempuan dan pelaku UMKM, program edukasi serupa juga dirancang untuk menjangkau kalangan pelajar, komunitas, serta kelompok masyarakat lainnya.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan jasa keuangan sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik dari berbagai risiko penipuan maupun investasi ilegal yang semakin marak di era digital.

More articles

Latest article