Jayapura, Beritakasuari.com – Malaria paling banyak menyerang warga berusia produkif di Kota Jayapura. Tercatat lebih 35 ribu pasien malaria dari kelompok umur 15–64 tahun tersebut pada tahun lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari mengatakan posisi kedua pasien malaria terbanyak berdasarkan kelompok umur ialah 10–14 tahun, yakni sekitar 3.500 pasien. Disusul kelompok umur 5–9 tahun, kelompok umur 0–11 bulan, dan kelompok umur diatas 65 tahun.
“Kelompok umur 5–9 tahun sebanyak 2.981 orang, kelompok umur 0–11 bulan sebanyak 726 orang, dan kelompok umur diatas 65 tahun sebanyak 708 orang. Kelompok umur diatas 65 tahun ini jumlahnya paling rendah terjangkit malaria pada tahun lalu,” kata Ni Nyoman saat dihubungi pada Selasa (18/3/2025).
Nyoman berharap para pasien dari kelompok umur 15–64 tahun dapat ditangani lebih optimal. Karena itu, mereka pun terus mendukung upaya setiap puskesmas dalam mencapai target eliminasi malaria di Kota Jayapura.
“Semoga jumlah penderitanya makin berkurang pada tahun ini. Untuk kelompok umur lain, kami harap juga tetap bisa lebih ditangani optimal” ujarnya.
Kepala Puskesmas Waena Evalina Diodoran Malau mengatakan selain mengobati pasien, mereka gencar menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan malaria. Mereka juga sering mengimbau warga memeriksakan diri ke puskesmas meskipun tidak bergejala malaria.
“[Penanganan malaria] diutamakan terhadap kelompok umur paling rentan [berisiko parah], yakni usia 0–8 bulan dan lansia. Kelompok umur 15–64 tahun itu imunitasnya masih kuat sehingga lebih mudah diobati ketika terserang malaria,” kata Evalina.