Pegaf, Beritakasuari.com – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) menetapkan total 33.003 pemilih dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan IV Tahun 2025. Keputusan ini dihasilkan melalui Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang diselenggarakan di Aula Kantor KPU Pegaf, Anggi, pada Senin (8/12/2025), sekaligus menjadi pleno penutup untuk tahun 2025. Rapat tersebut dipimpin Ketua KPU Pegaf, Yosak Saroi, bersama para komisioner, dan turut dihadiri unsur Bawaslu Pegaf, TNI–Polri, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Yosak Saroi menekankan bahwa pembaruan data pemilih secara berkesinambungan merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas daftar pemilih menjelang tahapan Pemilu 2029. Ia menyatakan bahwa pemutakhiran rutin memastikan data tetap akurat dan mencegah munculnya pemilih ganda maupun pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, seperti warga yang telah meninggal atau berpindah domisili. Ia juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah untuk menertibkan administrasi kependudukan, terutama bagi ASN yang bertugas di Pegaf namun belum memperbarui alamat domisili mereka.
Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Pegaf, Hermus Dowansiba, memaparkan hasil rekapitulasi yang menggambarkan distribusi pemilih di 10 distrik dan 166 kampung. Data menunjukkan penyebaran pemilih sebagai berikut: Distrik Anggi sebanyak 2.729 pemilih; Anggi Gida 1.614 pemilih; Catubouw 3.409 pemilih; Didohu 2.458 pemilih; Hingk 6.445 pemilih; Membey 1.401 pemilih; Minyambouw 7.072 pemilih; Sururey 2.505 pemilih; Taige 2.727 pemilih; dan Testega sebanyak 2.643 pemilih. Dari total 33.003 pemilih tersebut, 16.504 di antaranya laki-laki dan 16.499 perempuan, dengan tambahan data perubahan serta 220 pemilih yang dicoret karena tidak lagi memenuhi syarat.
Hermus menegaskan bahwa data yang diperbarui secara konsisten ini menjadi elemen penting dalam perencanaan dan pelaksanaan tahapan Pemilu mendatang. Menurutnya, akurasi data menentukan efektivitas proses demokrasi dan memastikan hak pilih warga tetap terlindungi. KPU Pegaf berharap masyarakat terus berpartisipasi aktif dalam memperbarui informasi kependudukan sehingga daftar pemilih tetap terjaga valid. Menutup pleno tersebut, Yosak kembali mengimbau warga Pegaf untuk memastikan identitas mereka tercatat dalam daftar pemilih demi menjaga kualitas demokrasi di Pegunungan Arfak.



