Manokwari, Beritakasuari.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manokwari telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk mengevaluasi pemilihan Bupati-Wakil Bupati Manokwari pada Selasa (18/2/2025). Kadiv Hukum KPU Manokwari, Alex Basna, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan kesempatan untuk menerima masukan, termasuk kritik, terhadap seluruh tahapan pemilihan yang telah dilakukan.
Menurut Basna, semua masukan yang diterima akan menjadi dasar rekomendasi bagi KPU, mulai dari tingkat lokal hingga nasional. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa depan. Sebagai lembaga penyelenggara, KPU tidak bisa melakukan evaluasi sendiri tanpa melibatkan saran dan masukan dari mitra kerja dalam mengevaluasi seluruh tahapan Pilkada.
Kolaborasi dan diskusi dengan mitra kerja sangat penting untuk memberikan saran dan masukan demi menyusun laporan evaluasi yang akan disampaikan pada KPU provinsi dan KPU RI secara berjenjang. Basna juga menyebutkan bahwa terdapat beberapa instrumen evaluasi yang akan didiskusikan, seperti evaluasi tahapan Pilkada, evaluasi non-tahapan, evaluasi saran dan masukan kerja kelembagaan, serta evaluasi eksternal sebagai masukan bagi KPU.
Diharapkan dengan adanya proses evaluasi ini, pemilihan kepala daerah di masa depan dapat berjalan lebih baik, profesional, dan demokratis. Semua pihak terlibat diharapkan dapat bekerja sama untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemilihan umum.
KPU Manokwari berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu melalui evaluasi yang komprehensif dan kolaboratif. Semua masukan yang diterima akan dipertimbangkan dengan serius dan menjadi landasan untuk perbaikan di masa mendatang.