Manokwari, Beritakasuari.com – Kepolisian Daerah Papua Barat kembali melakukan rotasi jabatan di lingkungan pejabat utamanya. Dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Markas Polda Papua Barat pada Rabu (11/3/2026), Kompol Agustina Sineri resmi dilantik sebagai Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti).
Prosesi pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Alfred Papare, yang memimpin jalannya upacara sertijab sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Papua Barat.
Selain pengangkatan Dirtahti yang baru, kegiatan tersebut juga mencakup pergantian jabatan Kepala Sekretariat Umum (Kasetum) Polda Papua Barat. Posisi tersebut sebelumnya dijabat Alexander Mody Hehalatu dan kini secara resmi diserahkan kepada Nengsi Marline Waromy.
Rotasi jabatan juga terjadi pada posisi Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polda Papua Barat. Jabatan tersebut kini diemban oleh Dodik Tri Hendro Siswoyo setelah sebelumnya dipegang oleh I Gusti Putu Ngurah Wiranadi.
Dalam arahannya kepada para pejabat yang baru dilantik maupun seluruh personel yang hadir, Kapolda Papua Barat menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kinerja institusi.
Ia menekankan pentingnya menjaga integritas serta meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kepolisian. Selain itu, koordinasi serta komunikasi antar satuan kerja juga perlu terus diperkuat agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efektif.
Kapolda menilai sinergi yang baik antar unit kerja menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program dan kegiatan kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat.
“Seluruh personel diharapkan terus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Papua Barat,” ujar Alfred Papare.
Ia juga mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus selalu menjadi prioritas utama bagi setiap anggota Polri. Kepercayaan publik, menurutnya, merupakan modal penting yang harus dijaga melalui kinerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Melalui rotasi jabatan ini, diharapkan para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi, sekaligus membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat di wilayah Papua Barat.



