Manokwari, Beritakasuari.com – Pemuda Kampung Iboisrati, Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari, merasa kecewa dengan kinerja para wakil rakyat dan pemerintah daerah. Mereka telah mengusulkan pembangunan jembatan penyeberangan dari kampung ke ibu kota distrik melalui musyawarah kampung, namun hingga saat ini proyek tersebut belum terealisasi.
Musim hujan yang melanda Manokwari dan sekitarnya telah menyebabkan Kali Uwu yang berdekatan dengan kampung tersebut meluap. Akibatnya, sejumlah warga dan kendaraan roda empat terjebak, tidak dapat menyeberang karena debit air yang tinggi.
Seorang sopir angkot bernama Lasarus mengungkapkan bahwa ia belum dapat menyeberang karena luapan air yang tinggi. Dia bertanya apakah ada yang bisa menjemput mereka menggunakan perahu.
Warga lainnya, Yosep Simson Wonggor, menegaskan pentingnya membangun jembatan penghubung untuk membantu warga dalam menghadapi banjir. Banjir tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga memutus akses ke pasar bagi para pedagang.
Wonggor menyampaikan bahwa meskipun telah beberapa kali mengusulkan pembangunan jembatan, belum ada tanggapan dari pemerintah setempat. Dia berharap agar bupati dan wakil rakyat dapat merespons permintaan tersebut demi meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat.
Mahasiswa Universitas Papua yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kampung tersebut juga merasakan dampak dari kondisi tersebut. Mereka berusaha membuat jalan cor namun terhenti akibat hujan deras.
Dalam situasi ini, diperlukan kerjasama antara pemerintah daerah, wakil rakyat, dan masyarakat untuk menyelesaikan masalah ini secara bersama-sama. Pembangunan jembatan penyeberangan akan memberikan manfaat besar bagi seluruh komunitas, baik dalam hal mobilitas maupun perekonomian. Semua pihak harus bekerja sama untuk mencari solusi yang tepat guna mengatasi masalah banjir dan akses transportasi yang terganggu.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pembangunan jembatan penyeberangan dapat segera direalisasikan untuk kepentingan bersama. Hal ini akan menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat konektivitas antar wilayah. Terlebih lagi, hal ini juga akan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat setempat.