26.4 C
Manokwari
Monday, January 26, 2026

JKN Lindungi Ibu Hamil di Manokwari Tanpa Beban Biaya

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi ibu hamil di Manokwari, Papua Barat. Melalui kepesertaan aktif JKN, para ibu mendapatkan perlindungan kesehatan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kehamilan rutin hingga proses persalinan, tanpa harus terbebani biaya pelayanan medis di fasilitas kesehatan.

Salah satu peserta JKN, Yuliana Mandacan (27), seorang ibu rumah tangga di Manokwari, mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut selama menjalani masa kehamilan anak keduanya. “Seluruh pelayanan kehamilan saya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Pemeriksaan rutin di puskesmas, USG, obat-obatan, semuanya ditanggung. Ini sangat membantu dan membuat saya tidak khawatir soal biaya,” ujarnya, Minggu, 25 Januari 2026.

Yuliana menuturkan bahwa selama kehamilan, ia rutin memanfaatkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Seluruh rangkaian pemeriksaan, termasuk pemeriksaan laboratorium dan pemberian obat sesuai indikasi medis, dapat diakses tanpa kendala. “Pelayanannya cepat dan saya tidak perlu menunggu lama. Saya sudah menjalani pemeriksaan laboratorium dan hasilnya baik. Yang paling penting, saya merasa tenang karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan,” tambahnya.

Selain kemudahan layanan medis, Yuliana juga mengapresiasi proses administrasi yang dinilainya sederhana dan tidak menyulitkan peserta. Menurutnya, sistem pelayanan JKN membuat ibu hamil merasa nyaman untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala tanpa rasa khawatir akan prosedur yang berbelit.

Manfaat JKN tidak hanya dirasakan saat kehamilan, tetapi juga dalam situasi darurat kesehatan. Yuliana menceritakan pengalaman keluarganya ketika anak pertamanya harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Provinsi Papua Barat akibat terserang malaria. Kondisi sang anak saat itu cukup mengkhawatirkan karena mengalami demam tinggi disertai muntah.

“Kami sangat panik karena kondisi anak kami cukup lemah. Setelah diperiksa dokter, ia harus dirawat inap. Beruntung kami sudah terdaftar sebagai peserta JKN, sehingga seluruh biaya perawatan, obat-obatan, dan pemeriksaan dokter spesialis ditanggung. Kami bisa fokus mendampingi proses penyembuhan anak,” tuturnya.

Setelah menjalani perawatan selama beberapa hari, kondisi anak Yuliana berangsur membaik dan diperbolehkan pulang tanpa adanya beban biaya rumah sakit. Pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya akan pentingnya kepesertaan JKN bagi setiap keluarga.

“Program JKN sangat bermanfaat bagi keluarga kami. Harapan saya, BPJS Kesehatan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Saya juga berharap masyarakat semakin sadar pentingnya terdaftar sebagai peserta JKN sejak dini,” tutup Yuliana.

More articles

Latest article