Manokwari, Beritakasuari.com – Seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Manokwari, Papua Barat, merasakan langsung manfaat program jaminan kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit kronis yang dideritanya. Tukinah (53) mengaku proses pengobatan diabetes yang dijalaninya menjadi jauh lebih ringan karena seluruh biaya ditanggung melalui program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.
Sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan, Tukinah memperoleh akses layanan kesehatan yang memadai sejak awal diagnosis. Ia mengungkapkan bahwa gejala yang dirasakan pada awalnya tergolong ringan, hingga akhirnya pemeriksaan medis menunjukkan kadar gula darahnya tinggi dan dokter memastikan dirinya menderita diabetes.
“Setelah diperiksa, dokter menyampaikan bahwa kadar gula darah saya tinggi dan saya didiagnosis menderita diabetes. Saat itu saya cukup khawatir karena penyakit ini membutuhkan pengobatan jangka panjang,” ujarnya pada Minggu, 12 April 2026.
Sejak saat itu, ia rutin menjalani kontrol kesehatan serta mengikuti pengobatan sesuai anjuran tenaga medis. Namun dalam perjalanannya, kondisi kesehatannya sempat mengalami penurunan sehingga membutuhkan penanganan lebih intensif.
Dokter kemudian merekomendasikan terapi lanjutan, termasuk penggunaan insulin hingga tindakan operasi sesuai kebutuhan medis. Situasi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait potensi biaya yang harus dikeluarkan untuk menjalani rangkaian perawatan tersebut.
Kekhawatiran tersebut perlahan sirna setelah Tukinah mengetahui bahwa seluruh proses pengobatan, termasuk rawat inap dan operasi, sepenuhnya dijamin oleh program JKN. Hal ini memberikan rasa aman sekaligus memungkinkan dirinya untuk fokus pada proses pemulihan tanpa tekanan finansial.
“Ketika harus rawat inap dan operasi, saya sempat memikirkan biaya. Tapi, sebagai peserta JKN, saya merasa lebih tenang karena semua pengobatan dijamin. Pelayanannya juga baik dan proses administrasinya mudah,” ungkapnya.
Saat ini, kondisi Tukinah menunjukkan perkembangan positif meskipun masih dalam tahap pemulihan pascaoperasi. Ia tetap menjalani kontrol rutin guna memastikan kadar gula darah tetap stabil dan mencegah komplikasi lanjutan.
Pengalaman tersebut semakin memperkuat kesadarannya akan pentingnya perlindungan kesehatan, khususnya bagi masyarakat dengan risiko penyakit kronis. Ia berharap keberadaan program JKN dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan layanan kesehatan berkelanjutan.
“Berkat BPJS Kesehatan, saya bisa menjalani pengobatan tanpa beban biaya. Saya harap masyarakat juga bisa merasakan manfaat yang sama,” tutupnya.



