Jakarta, Beritakasuari.com – QOO resmi mengonfirmasi jadwal peluncuran iQOO 15 di Indonesia pada 2 Desember 2025, menjadikannya salah satu perangkat flagship yang paling dinantikan. Seperti pendahulunya, model ini kembali menjadi ponsel pertama di Tanah Air yang ditenagai chipset kelas atas Qualcomm generasi terbaru, Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang mencetak skor impresif 4,38 juta poin di AnTuTu. Performa tersebut semakin diperkuat dengan keberadaan Supercomputing Chip Q3 buatan iQOO, yang dirancang untuk menjaga stabilitas dan memberikan pengalaman komputasi maksimal, termasuk untuk kebutuhan gaming intensif.
Perangkat ini membawa teknologi layar baru melalui panel M14 LEAD OLED pertama di dunia yang tidak menggunakan polarizer, sehingga tampilannya lebih jernih dan efisiensi dayanya meningkat. Layar beresolusi 2K tersebut, berdasarkan spesifikasi versi Tiongkok, berukuran 6,85 inci dengan refresh rate 144Hz serta dukungan HDR10+, Dolby Vision, dan tingkat kecerahan yang dapat menembus angka 6.000 nits. Kombinasi ini memberi perangkat keunggulan visual yang signifikan di kelas flagship.
Dari sisi desain, iQOO 15 masih mempertahankan tampilan khas seri sebelumnya lengkap dengan modul kamera persegi yang dikelilingi efek Monster Halo. Namun, peningkatan besar hadir di sektor fotografi melalui kamera periskop telephoto 50 MP dengan optical zoom 3x, ditemani kamera utama 50 MP berfitur OIS dan kamera ultrawide 50 MP. Kamera depan 32 MP disiapkan untuk kebutuhan selfie dan video call dengan kualitas lebih stabil.
Untuk ketahanan, iQOO 15 dibekali baterai silikon berkapasitas besar 7.000 mAh yang dipadukan dengan sistem pendingin 8K Ultra VC Cooling System, menghadirkan pembuangan panas yang jauh lebih efisien untuk menjaga performa tetap konsisten. Perangkat ini juga menjalankan OriginOS 6 langsung dari paket penjualan, mengikuti tradisi pembaruan besar dari lini Vivo.
Harga resmi dan konfigurasi lengkap untuk pasar Indonesia baru akan diumumkan pada hari peluncuran. Sebagai perbandingan, iQOO 15 di Tiongkok dipasarkan mulai dari 4.199 yuan atau sekitar Rp 9,5 juta. Para penggemar teknologi di Indonesia kini menantikan apakah banderol lokalnya akan bersaing agresif dengan flagship lain di kelas yang sama.



