Manokwari, Beritakasuari.com – Ikatan Keluarga Sunda Jawa Madura (Ikswara) Manokwari memastikan perlindungan terhadap saksi kunci dalam kasus kematian Indri, warga asal Malang yang diduga menjadi korban tindak pidana. Ketua Ikswara Manokwari, Suyanto, menyampaikan bahwa saksi bernama Ibu W telah diamankan dan pihaknya terus menjalin komunikasi dengan lembaga yang berwenang memberikan perlindungan saksi. Ia menekankan bahwa peran saksi tersebut sangat penting untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan menemukan kebenaran materiil kasus yang sedang ditangani penyidik.
Suyanto menjelaskan bahwa dalam waktu dekat saksi akan didampingi oleh advokat untuk memperkuat proses hukum. Pendampingan ini dinilai penting agar saksi dapat memberikan keterangan secara aman dan terarah. Menurutnya, meski kondisi fisiknya stabil, Ibu W mengalami trauma berat akibat dugaan perlakuan yang dialaminya dalam jangka waktu yang cukup lama. Ia menggambarkan bahwa saksi tidak banyak berinteraksi dengan lingkungan luar, sehingga wajar apabila kondisi psikisnya memerlukan perhatian serius.
Selain memastikan perlindungan saksi, Ikswara juga menuntut agar Kepolisian Resor Manokwari menuntaskan penyidikan kematian Indri. Suyanto menyebutkan bahwa proses autopsi telah dilakukan dan beberapa terduga pelaku sudah diamankan. Berdasarkan keterangan yang masuk serta alat bukti yang diperoleh, dugaan tindak pidana dapat mengarah pada pasal penganiayaan berat, pembunuhan, hingga pembunuhan berencana. Namun, penetapan pasal sepenuhnya diserahkan kepada penyidik agar proses hukum berjalan objektif.
Ia menambahkan bahwa pernah muncul reaksi spontan masyarakat yang berencana mendatangi rumah para terduga pelaku, namun Ikswara berhasil meredam situasi demi menjaga keamanan tetap kondusif. Organisasi ini juga berkomitmen memperjuangkan hak-hak almarhumah Indri dan saksi, termasuk terkait dugaan tidak dibayarnya gaji selama bekerja. Suyanto berharap kepolisian memperkuat pengamanan di Manokwari, mengingat masih adanya laporan pemalakan yang meresahkan warga. Ia menegaskan bahwa masyarakat harus merasa aman dan tidak perlu takut menjalankan aktivitas sehari-hari.



