26.6 C
Manokwari
Monday, January 5, 2026

Gubernur Papua Barat Minta Program PKK Berdampak Nyata

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan agar seluruh program yang dijalankan TP-PKK, posyandu, dan Dekranasda tidak berhenti pada aktivitas seremonial semata, melainkan harus memberikan dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Dominggus dalam ibadah perayaan Natal bersama TP-PKK, tim pembina posyandu, dan Dekranasda Papua Barat yang berlangsung di Auditorium TP-PKK Arfai, Manokwari, Senin (22/12/2025).

Menurut Dominggus, keluarga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, keberhasilan program organisasi kemasyarakatan sangat bergantung pada komitmen dan keterlibatan aktif seluruh pihak yang terlibat di dalamnya.

“Peran keluarga dalam pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat strategis. Karena itu dibutuhkan komitmen yang tinggi dan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai keimanan harus tercermin dalam implementasi program kerja yang dijalankan organisasi. Menurutnya, program TP-PKK, posyandu, dan Dekranasda dapat menjadi sarana untuk menghadirkan kesejahteraan dan kedamaian bagi masyarakat jika dijalankan secara konsisten dan berorientasi pada kebutuhan riil.

“Allah bekerja dengan berbagai cara untuk menyelamatkan keluarga, salah satunya melalui program kerja organisasi. Karena itu, TP-PKK, posyandu, dan Dekranasda harus menjadi alat pembawa kedamaian dan kesejahteraan bagi masyarakat,” lanjut Dominggus.

Dominggus menjelaskan bahwa TP-PKK memiliki peran penting dalam pemberdayaan keluarga agar mampu memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup. Peran tersebut diperkuat oleh posyandu melalui layanan kesehatan dasar, serta Dekranasda yang mendorong kemandirian ekonomi keluarga lewat pengembangan kerajinan, UMKM, dan potensi lokal.

Ia menilai perayaan Natal tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum refleksi untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan Papua Barat. Hal tersebut selaras dengan tema Natal yang diangkat, yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.

Dalam kesempatan itu, Dominggus juga mengajak seluruh peserta Natal bersama untuk menjadi agen perdamaian dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui sikap, tutur kata, maupun kepedulian terhadap sesama. Ia menekankan pentingnya menjadikan capaian program sepanjang tahun 2025 sebagai dasar evaluasi dan pijakan untuk pelaksanaan program yang lebih optimal pada tahun 2026.

“Capaian program sepanjang tahun 2025 harus menjadi pijakan untuk pelaksanaan program tahun 2026 agar lebih baik dan maksimal,” tuturnya.

Gubernur Papua Barat turut mengapresiasi sinergi TP-PKK, posyandu, dan Dekranasda dalam menyelenggarakan Natal bersama. Menurutnya, kolaborasi tersebut mencerminkan efisiensi waktu dan anggaran sekaligus memperkuat kerja sama lintas organisasi dalam melayani masyarakat.

Ibadah Natal bersama tersebut ditutup dengan pembagian bantuan kasih kepada penyandang disabilitas, pelaku UMKM, rumah gizi, peternak ayam petelur, serta kelompok kopi barista binaan TP-PKK dan Dekranasda Papua Barat. Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Selamat merayakan Natal dan Tahun Baru 2026, Tuhan memberkati kita semua,” ucap Dominggus.

More articles

Latest article