Empat Nakes Diserang OTK di Tambrauw, Dua Tewas

Must read

Tambrouw, Beritakasuari.com – Peristiwa tragis menimpa empat tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Mereka diserang oleh orang tidak dikenal (OTK) saat berada di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, pada Senin (15/3/2026).

Akibat serangan tersebut, dua tenaga kesehatan dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan melarikan diri menuju pos TNI terdekat.

Informasi mengenai insiden tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Tambrauw Ipda La Ode. Ia menjelaskan bahwa penyerangan terjadi sekitar pukul 11.37 WIT ketika keempat korban sedang mengendarai sepeda motor.

Keempatnya diserang OTK sekitar pukul 11.37 WIT,” ujar Ipda La Ode kepada wartawan, Senin (16/3/2026).

Serangan itu terjadi secara tiba-tiba sehingga para korban tidak sempat mengantisipasi situasi. Dalam kondisi panik, dua korban berusaha menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

Kedua korban tersebut kemudian berhasil mencapai Pos TNI Bamusbama dan melaporkan peristiwa yang mereka alami kepada aparat keamanan.

Dua orang korban berhasil melarikan diri dan kini berada di Pos TNI Bamusbama untuk melaporkan kejadian tersebut kepada aparat keamanan,” jelasnya.

Sementara itu, dua korban lainnya yang tidak sempat melarikan diri dilaporkan meninggal dunia dan masih berada di lokasi kejadian perkara.

Pihak kepolisian hingga kini masih berupaya mengumpulkan berbagai informasi terkait insiden tersebut. Aparat keamanan juga telah dikerahkan menuju lokasi untuk memastikan situasi di lapangan sekaligus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kita masih mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut. Aparat kepolisian telah dikerahkan menuju lokasi untuk memastikan situasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Ipda La Ode.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat keamanan mengingat para korban merupakan tenaga kesehatan yang bertugas memberikan pelayanan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, identitas para pelaku penyerangan masih belum diketahui dan aparat kepolisian terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap motif serta pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

More articles

Latest article