26.7 C
Manokwari
Friday, February 13, 2026

Ekspedisi Budaya SMSI Warnai HPN 2026 Banten

Must read

Banten, Beritakasuari.com – Rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten tidak hanya diisi agenda seremonial, tetapi juga diperkaya melalui Ekspedisi Budaya yang diinisiasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Pada Jumat, 6 Februari 2026, rombongan SMSI menelusuri jejak sejarah sekaligus potensi wisata unggulan Banten sebagai bagian dari penguatan perspektif kebangsaan insan pers.

Perjalanan dimulai dari kawasan Banten Lama dengan mengunjungi Keraton Surosowan, situs bersejarah yang menjadi simbol kejayaan Kesultanan Banten. Kompleks keraton tersebut menghadirkan refleksi tentang peran Banten dalam dinamika perdagangan dan peradaban Nusantara. Dari sana, rombongan melanjutkan kunjungan ke Museum Multatuli di Kabupaten Lebak, ruang edukasi literasi kritis yang mengangkat sejarah kolonial dan nilai kemanusiaan.

Setelah menyusuri lintasan sejarah, ekspedisi bergerak menuju kawasan pesisir, yakni Pantai Anyer dan Pantai Carita. Hamparan pasir putih, debur ombak Selat Sunda, serta lanskap alam terbuka menjadi daya tarik utama yang memperlihatkan potensi besar sektor pariwisata Banten. Kunjungan ini tidak sekadar wisata, tetapi juga bagian dari promosi strategis destinasi daerah melalui jejaring media siber nasional.

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, menegaskan bahwa Ekspedisi Budaya dirancang untuk memperluas wawasan kebangsaan dalam momentum HPN 2026. “HPN 2026 di Banten tidak hanya seremoni. Kita ingin insan pers memahami sejarah, budaya, sekaligus potensi alam daerah. Dari Keraton Surosowan, Museum Multatuli, hingga Pantai Anyer dan Carita, semuanya menjadi ruang refleksi,” ujarnya.

Menurut Firdaus, media memiliki tanggung jawab strategis dalam mempromosikan potensi daerah secara profesional, akurat, dan berimbang. “Keindahan alam Anyer dan Carita adalah kekuatan Banten. Media memiliki peran strategis untuk mempromosikan potensi daerah secara profesional dan berimbang,” tambahnya.

Ekspedisi Budaya ini memperlihatkan bahwa HPN 2026 di Banten tidak hanya meninggalkan warisan fisik seperti Monumen dan Museum Media Siber Indonesia, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya sejarah, literasi, dan kekayaan alam sebagai fondasi perjalanan pers nasional. Melalui pendekatan yang menyatukan nilai historis dan potensi ekonomi daerah, SMSI menegaskan bahwa peran pers tidak terpisah dari dinamika kebudayaan dan pembangunan berkelanjutan.

More articles

Latest article