27.9 C
Manokwari
Wednesday, February 4, 2026

DKPP Kaimana Uji Coba Mesin Giling Padi Ladang

Must read

Kaimana, Beritakasuari.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana melaksanakan kegiatan demonstrasi sekaligus uji coba mesin penggilingan padi ladang di halaman Kantor DKPP Kaimana, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung optimalisasi hasil pertanian masyarakat, khususnya pada tahap pascapanen.

Kepala DKPP Kaimana, Alexander Furay, menjelaskan bahwa uji coba tersebut merupakan kelanjutan dari program pengembangan padi ladang yang telah berjalan sejak 2025 di lima kampung. Kampung-kampung yang terlibat dalam program tersebut antara lain Kampung Inari, Wanoma, Seraran, Ukiara, dan Urisa. “Lima kampung tersebut yakni Kampung Inari, Wanoma, Seraran, Ukiara, dan Urisa,” ujar Alexander.

Menurutnya, setelah memasuki masa panen, ketersediaan sarana pengolahan menjadi faktor penting agar hasil padi ladang dapat diolah menjadi beras secara mandiri oleh masyarakat. Dengan adanya mesin penggilingan, proses pascapanen diharapkan berjalan lebih efisien dan memberikan nilai tambah bagi petani.

Alexander mengungkapkan bahwa DKPP sebelumnya telah melakukan pengadaan mesin penggilingan padi berkapasitas besar untuk lahan pertanian di atas 10 hektare yang ditempatkan di sejumlah kampung, seperti Wanoma, Seraran, Ukiara, dan Nagura. Namun, seiring waktu, beberapa unit mesin tersebut mengalami kerusakan. “Beberapa mesin penggilingan padi sudah rusak dan saat ini telah dilakukan perbaikan,” katanya.

Pada tahun ini, DKPP Kaimana berencana menyerahkan tiga unit mesin penggilingan padi kepada Kampung Inari, Kampung Urisa, serta kelompok usaha tani yang berada di Distrik Kaimana Kota. Penyerahan alat tersebut disertai dengan pelatihan teknis bagi ketua kelompok tani agar mesin dapat dioperasikan dan dirawat dengan baik.

Selain pelatihan, DKPP juga melakukan uji coba langsung di lapangan untuk memastikan mesin berfungsi secara optimal sebelum digunakan secara penuh oleh masyarakat. “Kami berharap mesin penggilingan padi ini dapat dijaga dan dikelola dengan baik oleh kelompok usaha tani,” ujar Alexander.

Ia menegaskan bahwa keberadaan mesin penggilingan padi ladang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan hasil panen, mempercepat produksi beras, serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kaimana. Melalui langkah ini, DKPP optimistis produktivitas pertanian padi ladang dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

More articles

Latest article