Raja Ampat, Beritakasuari.com – Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kejujuran aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas. Ia meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bidang, dan kepala seksi untuk bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya secara profesional.
“Kedisiplinan ASN harus tetap dijaga dan menjadi prioritas utama,” tegas Orideko dalam apel perdana di lapangan upacara Kantor Bupati Raja Ampat, Senin (10/3/2025).
Selain menyoroti disiplin kerja, Orideko juga menyinggung soal pembayaran tunjangan kinerja daerah (TKD). Ia menjelaskan bahwa pencairan TKD untuk bulan April akan dilakukan sekaligus guna menghindari kendala administrasi. Sebelum pencairan, pemerintah daerah akan melakukan sosialisasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi oleh ASN.
Lebih lanjut, Orideko mengkritisi kualitas presentasi program yang disusun OPD. Ia menilai bahwa banyak program yang dipaparkan tidak memiliki tujuan yang jelas, sehingga berpotensi menghambat efektivitas pembangunan daerah.
“Saya tanya tujuan kegiatan yang dipresentasikan, tapi tidak ada yang bisa menjelaskan dengan gamblang. Ini akan berdampak pada arah pembangunan yang tidak jelas,” tegasnya.
Orideko menekankan bahwa setiap program yang dirancang OPD harus selaras dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Ia mengingatkan bahwa kebijakan yang telah disepakati dalam Musrenbang harus tercermin dalam Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
“Jangan sampai apa yang kita bahas di Musrenbang berbeda dengan pelaksanaan di lapangan. Konsistensi harus tetap dijaga,” pungkasnya.