Kaimana, Beritakasuari.com – Bupati Kabupaten Kaimana, Hasan Achmad, menghadiri Yudisium Sarjana Angkatan ke-XX Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Gedung Pertemuan Krooy, Jumat (9/1/2026). Kehadiran kepala daerah tersebut menjadi simbol dukungan nyata pemerintah daerah terhadap penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan pembacaan nama lulusan melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta penyerahan Surat Keputusan Yudisium kepada para peserta. Dalam sambutannya, Bupati Hasan Achmad menegaskan bahwa capaian akademik yang diraih para peserta merupakan buah dari proses panjang yang tidak terlepas dari kerja keras, ketekunan, disiplin, serta doa dan dukungan keluarga.
“Capaian ini adalah hasil dari komitmen pribadi yang kuat, disertai peran orang tua dan keluarga yang terus mengiringi perjalanan akademik saudara-saudari sekalian,” ujarnya.
Menurut Bupati, pelaksanaan yudisium ini mencerminkan komitmen dan sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana dan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menekankan bahwa pendidikan memiliki peran strategis sebagai fondasi utama pembangunan daerah, sehingga pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi.
Lebih lanjut, Bupati berharap agar lulusan yang dihasilkan melalui kerja sama tersebut tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, serta kepedulian sosial yang tinggi. “Ilmu yang diperoleh harus mampu diimplementasikan untuk kemajuan daerah. Kita membutuhkan generasi terdidik yang mampu menjadi agen perubahan, inovator, sekaligus teladan di tengah masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar sinergi yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan UNIMUDA Sorong dapat terus terjaga dan dikembangkan secara berkelanjutan di masa mendatang.
Sementara itu, Rektor UNIMUDA Sorong, Dr. Rustamadji, menjelaskan bahwa program Rekognisi Pembelajaran Lampau diperuntukkan bagi tenaga pendidik maupun nonpendidik yang telah memiliki pengalaman kerja dan pengabdian di bidang pendidikan. Program ini dirancang untuk mempercepat masa studi serta mengefisienkan biaya dan waktu dengan mengonversi pengalaman kerja menjadi satuan kredit semester.
“Apa yang telah dikerjakan oleh bapak dan ibu guru direkap dan dikonversi menjadi mata kuliah dengan SKS tertentu, sehingga peserta dapat memperoleh gelar formal lebih cepat tanpa mengulang materi yang telah dikuasai,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa UNIMUDA Sorong saat ini membuka sejumlah program RPL, baik di bidang kependidikan seperti PGSD, Pendidikan Jasmani, PAUD, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, dan Pendidikan Agama Islam, maupun program nonkependidikan seperti Manajemen, Hukum, Akuntansi, dan Bisnis Digital.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti yudisium pada kesempatan tersebut sebanyak 24 orang dari Fakultas Pendidikan Bahasa, Sosial, dan Olahraga UNIMUDA Sorong Gelombang VI Angkatan XX Tahun Akademik 2025/2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua LLDIKTI Wilayah XIV Tanah Papua Suriel Samuel Mofu, unsur Forkopimda, Ketua MUI Kaimana Ustadz M. Zein Farisa, keluarga peserta, serta para undangan lainnya.



