Ia menjelaskan bahwa dari 10 titik tersebut, 6 titik berada di dalam kota Manokwari dan 4 titik di Warpramasi.

“MUI Manokwari bertanggung jawab sebagai panitia untuk mengatur pelaksanaan Safari Ramadhan. Rincian titik-titik tersebut akan dikoordinasikan kembali dengan Bupati,” tambahnya.

Mugiyono, yang merupakan mantan Anggota DPR Papua Barat, juga menegaskan bahwa pelaksanaan Safari Ramadhan akan disesuaikan dengan rencana pesta rakyat yang akan dilaksanakan setelah pelantikan kepala daerah Manokwari.

Ia juga menghimbau agar masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan, termasuk menghindari segala bentuk aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Dengan adanya Safari Ramadhan, diharapkan masyarakat Manokwari dapat merasakan kebersamaan dan kehangatan dalam menjalankan ibadah puasa.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah-tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Manokwari berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan seperti Safari Ramadhan guna memperkuat kehidupan beragama dan memperkokoh nilai-nilai kebersamaan di tengah-tengah masyarakat.

Dengan kerjasama antara Pemerintah dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan Safari Ramadhan tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga Manokwari.