Dikenal dengan nama panggilan Anisto, Bupati Yohanis mengungkapkan bahwa pengalaman selama retret sepekan tersebut telah memberikan banyak wawasan baru baginya.
Menurutnya, apa yang dipelajari selama pembekalan akan sangat bermanfaat bagi kemajuan Teluk Bintuni ke depan.
“Saya pribadi merasa bahwa retret ini sungguh memberikan manfaat yang besar bagi kita sebagai pemimpin. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI, Mendagri, serta semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan ini,” ujar Bupati Anisto usai penutupan retret.
Dia juga menambahkan, “Kegiatan ini sangat penting bagi kepala daerah dalam mempersiapkan diri untuk memimpin selama lima tahun ke depan.”
Selain mendapatkan ilmu dari berbagai materi yang disampaikan, Bupati Anisto juga merasakan manfaat dari terjalinnya komunikasi dan jaringan antar kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Selama retret, Bupati Anisto tinggal dalam satu tenda bersama dengan Bupati Bangka Selatan dan Bupati Aceh. Sebagai seorang senior, Bupati Bangka Selatan banyak berbagi pengalaman dalam kepemimpinan daerah kepada rekan-rekannya di tenda tersebut.
“Kami memiliki kesempatan langka untuk bertemu dan berinteraksi dengan kepala daerah dari seluruh Indonesia. Kami saling berbagi cerita dan diskusi untuk kemajuan daerah masing-masing,” ungkap Bupati Anisto.
Wakil Bupati Joko Lingara, yang juga turut serta dalam kegiatan pembekalan di akhir retret, juga merasakan hal yang sama.
Wabup JL tinggal bersama dengan para wakil kepala daerah lainnya dari berbagai penjuru Nusantara, yang juga memberikan kontribusi berharga dalam diskusi dan pertukaran ide.