Pemkab Teluk Bintuni Sediakan Mudik Gratis OAP 2026

Must read

Teluk Bintuni, Beritakasuari.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat melalui program mudik gratis bagi Orang Asli Papua (OAP) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan bersama keluarga tanpa terkendala biaya transportasi.

Sebanyak sekitar 350 pemudik difasilitasi dalam program ini, dengan rincian 227 orang untuk arus mudik dan 123 orang untuk arus balik. Untuk menunjang kelancaran perjalanan, pemerintah daerah mengerahkan sekitar 50 kendaraan darat, mayoritas berupa kendaraan dobel gardan yang disesuaikan dengan kondisi medan.

Pemberangkatan salah satu rombongan dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2026, dengan tujuan Distrik Yakora. Sebanyak 156 peserta mudik dilepas langsung oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, di Kantor Dinas Perhubungan Kilometer 2. Selain rute tersebut, layanan mudik gratis juga mencakup jalur Bintuni–Manokwari dan Manokwari–Bintuni.

Pelaksanaan perjalanan untuk rute Bintuni–Manokwari dan sebaliknya telah dilakukan lebih awal, tepatnya pada 15 Maret 2026, dengan jumlah penumpang masing-masing 35 dan 36 orang. Hal ini dilakukan untuk mengatur distribusi penumpang agar lebih efektif serta memastikan kenyamanan selama perjalanan.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, Marten Kilonresi, menegaskan bahwa program ini secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat OAP karena didanai melalui anggaran Otonomi Khusus. Pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh masyarakat yang memenuhi kriteria dapat terakomodasi tanpa pengecualian.

Selain menyediakan layanan arus mudik, pemerintah juga telah menjadwalkan arus balik gratis yang akan berlangsung pada 24 hingga 25 Maret 2026 setelah perayaan Idulfitri. Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan perjalanan pulang bagi masyarakat yang telah merayakan hari raya di kampung halaman.

Bupati Yohanis Manibuy menyampaikan bahwa program mudik gratis ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menilai program tersebut mampu memberikan manfaat langsung, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan seluruh pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Hal ini dinilai penting guna menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik hingga sampai ke tujuan.

Program mudik gratis ini sebelumnya juga telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan mendapat respons positif dari masyarakat. Dengan adanya peningkatan jumlah armada dan peserta di tahun ini, pemerintah berharap pelayanan yang diberikan dapat semakin optimal serta menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

More articles

Latest article