Manokwari, Beritakaauari.com – Polda Papua Barat secara resmi menggelar apel pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Mansinam 2026 sebagai langkah pengamanan menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Apel tersebut dilaksanakan di Mapolda Papua Barat pada Kamis (12/3/2026) dengan melibatkan berbagai unsur instansi pemerintah dan aparat keamanan.
Pasukan yang mengikuti apel terdiri dari personel gabungan dari berbagai lembaga, antara lain Kodam XVIII Kasuari, Fasharkan TNI AL Manokwari, Basarnas Manokwari, KSOP Manokwari, Dinas Perhubungan, Satpol PP Provinsi Papua Barat, Jasa Raharja, Pramuka, serta Senkom.
Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Alfred Papare menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026 pihaknya mengerahkan total 909 personel gabungan yang berasal dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.
Menurutnya, ratusan personel tersebut akan disebar di tujuh kabupaten di wilayah Papua Barat guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama rangkaian perayaan Idulfitri berlangsung.
“Sebanyak 909 personel disiagakan dan akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan yang telah disiapkan,” ujar Alfred Papare.
Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaan operasi tersebut pihak kepolisian juga mendirikan sejumlah pos pengamanan yang tersebar di berbagai titik strategis. Pos tersebut terdiri dari 12 pos pengamanan, sembilan pos pelayanan, serta empat pos terpadu yang akan mendukung kelancaran pengamanan selama masa operasi.
Kapolda menyebutkan bahwa wilayah Manokwari menjadi salah satu fokus perhatian dalam pengamanan. Hal tersebut berkaitan dengan tren gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dinilai relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa daerah lain di Papua Barat.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, kepolisian akan meningkatkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), termasuk patroli di kawasan permukiman warga yang ditinggalkan saat mudik Lebaran.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan darurat yang telah disediakan oleh kepolisian maupun instansi terkait apabila menemukan gangguan keamanan atau menghadapi situasi darurat lainnya.
“Kepolisian memiliki layanan darurat 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat kapan saja. Selain itu Basarnas juga memiliki call center 115 yang dapat dihubungi jika terjadi kondisi darurat,” katanya.
Kapolda juga menegaskan bahwa patroli malam akan terus dilakukan secara intensif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah potensi tindak kriminalitas serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat.
Melalui pelaksanaan operasi ini, pihak kepolisian berharap angka kejahatan dapat ditekan sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri dengan aman, tertib, dan nyaman.



