28.5 C
Manokwari
Friday, February 6, 2026

Sinode GKI Serukan Pertobatan Menyeluruh di HUT PI ke-171

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Badan Pekerja Sinode Gereja Kristen Injili di Tanah Papua menyerukan pertobatan yang menyeluruh bagi gereja dan masyarakat Papua dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil ke-171 yang berlangsung di Pulau Mansinam, Manokwari, Kamis, 5 Februari 2026. Seruan tersebut disampaikan sebagai refleksi iman sekaligus ajakan untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi Papua saat ini.

Sambutan Ketua Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, yang dibacakan oleh Wakil Ketua Wilayah VI Sinode GKI, Pdt. Albert Rumaropen, menegaskan bahwa peringatan 171 tahun masuknya Injil di Tanah Papua tidak dimaksudkan hanya sebagai perayaan historis. Momentum ini dipandang sebagai panggilan iman untuk menghadirkan perubahan hidup, baik secara personal maupun dalam tatanan sosial yang lebih luas. “Peringatan Pekabaran Injil harus mendorong pembaruan hidup dan tanggung jawab gereja di tengah masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Sinode GKI mengingatkan kembali peristiwa bersejarah pada 5 Februari 1855, ketika Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler pertama kali memberitakan Injil di Tanah Papua. Peristiwa itu dinilai sebagai tonggak iman yang hingga kini menjadi dasar, arah, dan semangat pelayanan Gereja Kristen Injili dalam menjalankan panggilannya di Tanah Papua.

Dengan mengusung tema “Pertobatan Mendatangkan Keselamatan”, Sinode GKI menilai Papua masih bergumul dengan berbagai persoalan kompleks, mulai dari konflik berkepanjangan, masalah sosial, hingga ancaman kerusakan lingkungan. Kondisi tersebut menuntut kehadiran gereja sebagai suara profetik yang tidak hanya berbicara, tetapi juga menghadirkan tindakan nyata bagi perubahan yang berkeadilan.

Pertobatan yang diserukan tidak dipahami sebatas dimensi rohani, melainkan mencakup aspek sosial, budaya, politik, dan ekologis. Gereja didorong untuk terus berdiri bersama masyarakat yang lemah dan terpinggirkan, menumbuhkan budaya damai, memperjuangkan keadilan, serta menjaga alam Papua dari praktik eksploitasi yang merusak kehidupan.

Selain itu, Sinode GKI menekankan pentingnya sikap kritis gereja terhadap berbagai bentuk ketidakadilan sosial, sekaligus memperkuat peran aktif dalam menjaga toleransi, perdamaian, dan keutuhan ciptaan di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan tantangan global yang semakin kompleks.

Melalui perayaan HUT Pekabaran Injil ke-171 ini, Sinode GKI mengajak seluruh umat untuk memperbarui komitmen iman, hidup dalam pertobatan yang nyata, serta menjaga Tanah Papua sebagai rumah bersama yang diberkati Tuhan dan diwariskan secara lestari bagi generasi mendatang.

Perayaan tersebut dihadiri oleh pimpinan gereja, perwakilan pemerintah daerah, serta ribuan jemaat dari berbagai wilayah di Tanah Papua yang memadati Pulau Mansinam sebagai lokasi bersejarah masuknya Injil di Papua.

More articles

Latest article