28 C
Manokwari
Wednesday, February 4, 2026

Persiapan HUT PI ke-171 Dipusatkan di Pulau Mansinam

Must read

Manokwari, Beritakasuari.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil ke-171 yang akan dipusatkan di Pulau Mansinam pada 5 Februari 2026, panitia pelaksana terus mengintensifkan berbagai persiapan, terutama terkait penataan dan pembersihan lokasi ibadah serta kawasan bersejarah di pulau tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan kekhidmatan umat dalam mengikuti rangkaian ibadah maupun kegiatan wisata rohani.

Sejumlah titik strategis di Pulau Mansinam menjadi sasaran kerja bakti yang dilaksanakan secara rutin. Kegiatan ini melibatkan panitia, badan pengelola situs, serta jemaat gereja dari berbagai wilayah di Manokwari. Selain pembersihan lingkungan, panitia juga mulai memasang sekitar 50 baliho ucapan selamat HUT Pekabaran Injil yang tersebar di Pulau Mansinam dan sejumlah lokasi di Kota Manokwari.

Partisipasi jemaat terlihat nyata dalam kegiatan gotong royong yang berlangsung pada Rabu (28/1/2026). Puluhan jemaat dari GKI Gunung Tabor dan GKI Lahai-Roi turun langsung membersihkan rumput liar dan sampah di sekitar area ibadah, sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam menyambut peringatan bersejarah tersebut.

Wakil Ketua II Badan Pengelola Situs Mansinam, Bernadetus Rumadas, menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan telah dibagi ke dalam sembilan kelompok kerja. Setiap kelompok memiliki tanggung jawab pada lokasi tertentu, mulai dari Gereja Pentrum, Patung Kristus, kawasan sumur tua, hingga area Tugu Pendaratan yang memiliki nilai historis tinggi bagi umat Kristen di Tanah Papua.

“Kegiatan pembersihan dilakukan tiga kali dalam sepekan, dengan melibatkan sekitar 150 orang,” ujar Bernadetus. Menurutnya, pola kerja terjadwal ini bertujuan agar seluruh kawasan Pulau Mansinam dapat tertata dengan baik sebelum puncak peringatan HUT Pekabaran Injil.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dalam hal perawatan dan pengelolaan Situs Mansinam. Sebagai kawasan bersejarah dan religius, Pulau Mansinam dinilai memerlukan perhatian khusus agar tetap terjaga kelestariannya sekaligus mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan peziarah yang datang dari berbagai daerah.

More articles

Latest article