Halmahera Utara, Beritakasuari.com – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pemulihan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, yang hingga kini masih berada dalam status tanggap darurat. Melalui program Pertamina Peduli, perusahaan energi nasional ini menyalurkan berbagai bentuk bantuan guna mempercepat penanganan dampak bencana di wilayah terdampak.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menjelaskan bahwa tim Pertamina Peduli telah menyalurkan sebanyak 4.000 liter bahan bakar minyak untuk mendukung operasional alat berat yang digunakan dalam proses pembersihan dan normalisasi wilayah pascabencana. Selain itu, bersama Hiswana Migas Maluku Utara, Pertamina juga menyalurkan bantuan Bright Gas untuk kebutuhan dapur umum, paket sembako, makanan siap saji, serta perlengkapan tidur berupa sprei dan selimut.
“Seluruh bantuan dan penyaluran BBM ini kami salurkan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kabupaten Halmahera Utara untuk kemudian diatur sesuai kebutuhan di lokasi. Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Halmahera Utara, dan tim Pertamina Peduli akan terus berkoordinasi dan mendukung proses pemulihan wilayah serta masyarakat terdampak,” jelas Awan.
Selain penyaluran bantuan, Pertamina Patra Niaga juga memastikan ketersediaan energi tetap terjaga di wilayah terdampak dengan menyiapkan skema alternatif suplai BBM yang aman dan berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk mengawal proses pemulihan pascabencana sekaligus menjamin aktivitas masyarakat dan operasional di lapangan dapat kembali berjalan secara bertahap. “Kami akan terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak untuk tetap memastikan kelancaran suplai energi di wilayah terdampak agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali pulih,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, menegaskan bahwa kebutuhan mendesak bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor adalah terbukanya kembali akses jalan darat. Pemerintah daerah, kata dia, telah mengambil langkah strategis dengan melakukan normalisasi sungai dan wilayah terdampak melalui mobilisasi alat berat ke Kecamatan Loloda Utara.
“Kami melakukan koordinasi untuk dukungan BBM yang dibutuhkan dalam rangka penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Halmahera Utara. Pada kesempatan ini kami sampaikan terima kasih kepada Pertamina Area Wilayah Maluku Utara yang telah menyumbangkan 20 drum Dexlite yang kemarin telah diberangkatkan dengan dua excavator menuju Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara,” ujar Piet Hein Babua.



