29 C
Manokwari
Wednesday, January 21, 2026

Raker I ICMI Papua Barat Daya Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Must read

Sorong, Beritakasuari.com – Organisasi Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Papua Barat Daya menggelar Rapat Kerja (Raker) ke-I di Kota Sorong pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergitas Cendekiawan Muslim Papua Barat Daya agar Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan” dan dihadiri langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.

Ketua Orwil ICMI Papua Barat Daya, Rahman, menegaskan bahwa raker perdana tersebut memiliki arti strategis dalam merumuskan arah dan program kerja organisasi ke depan. Menurutnya, ICMI ingin memastikan kehadiran para cendekiawan Muslim tidak hanya bersifat simbolik, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui rekomendasi gagasan yang berbasis kajian ilmiah dan kebutuhan masyarakat.

“Dari tema di atas kita ingin kehadiran ICMI bisa berkontribusi, demi pembangunan di daerah lewat rekomendasi gagasan,” ujar Rahman di Kota Sorong, Selasa (20/1/2026).

Dalam raker tersebut, ICMI Papua Barat Daya mendorong sejumlah isu strategis, mulai dari keberpihakan terhadap masyarakat asli Papua, penguatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan lingkungan hidup, hingga upaya harmonisasi nilai keislaman dengan semangat kebangsaan. Seluruh isu itu dipandang sebagai fondasi penting untuk menciptakan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Rahman juga menekankan bahwa ICMI memiliki peran penting sebagai wadah intelektual yang mampu menyumbangkan pemikiran kritis dan solutif melalui kajian akademik serta riset yang relevan dengan persoalan umat dan daerah. ICMI, kata dia, berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah sepanjang berpihak pada kepentingan rakyat.

“Kami prinsipnya mendukung pemerintah dalam kebijakan terhadap rakyat, memberi masukan hingga ICMI juga siap mengawal setiap program secara transparan,” katanya.

Lebih lanjut, ICMI Papua Barat Daya menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dan konstruktif bagi pemerintah daerah. Melalui raker ke-I ini, setiap rekomendasi yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Papua Barat Daya.

“Kita ingin melalui raker ke-I ini setiap rekomendasi ICMI bisa benar-benar turun dan menyentuh masyarakat,” jelas Rahman.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyambut baik pelaksanaan raker tersebut. Ia menilai keberadaan ICMI sebagai organisasi yang menghimpun para cendekiawan Muslim memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah, khususnya dalam memperkaya perspektif kebijakan publik dengan gagasan yang konstruktif dan berbasis keilmuan.

“Lewat raker ke-I ini ICMI bisa berkontribusi dalam pembangunan, serta mendukung pemerintah daerah lewat rekomendasi dan gagasan yang konstruktif,” kata Elisa Kambu.

Dengan terlaksananya raker perdana ini, ICMI Papua Barat Daya diharapkan mampu memainkan peran aktif sebagai motor intelektual yang menjembatani kepentingan masyarakat dan pemerintah, sekaligus mendorong terwujudnya Papua Barat Daya yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.

More articles

Latest article