Kaimana, Beritakasuari.com– Bupati Kabupaten Kaimana, Hasan Achmad, melakukan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan Masjid Al-Munawarah yang berlokasi di RT 002 Kampung Trikora, Kaimana, Papua Barat, pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi umat muslim setempat dalam upaya menghadirkan sarana ibadah yang representatif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Hasan Achmad menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Al-Munawarah merupakan ikhtiar bersama yang bernilai ibadah serta menjadi ladang amal bagi seluruh umat. Menurutnya, kehadiran masjid tidak hanya memperkuat kehidupan beragama, tetapi juga meningkatkan kualitas fasilitas ibadah bagi masyarakat muslim di wilayah tersebut. “Pembangunan masjid ini adalah ikhtiar dan amal ibadah untuk memperkokoh kehidupan keagamaan serta menyediakan sarana ibadah yang layak,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini menjadi seruan moral bagi umat muslim agar bersama-sama menyisihkan sebagian rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT demi kelancaran pembangunan Masjid Al-Munawarah. “Ini adalah ajakan bagi kita semua untuk berpartisipasi, bergotong royong, dan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing,” tegasnya.
Ia berharap proses pembangunan masjid dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh jamaah. “Semoga masjid ini kelak menjadi tempat yang menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kebersamaan umat,” harap Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Hasan Achmad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan antar umat beragama. Menurutnya, kemajuan daerah harus ditopang oleh kualitas kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan hubungan bermasyarakat yang harmonis.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Munawarah, Jubair Rumakat, dalam laporannya menyampaikan bahwa proses pembangunan telah melalui sejumlah tahapan awal berkat dukungan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh jamaah. Ia menjelaskan bahwa peletakan batu pertama ini menjadi tonggak awal terwujudnya harapan umat muslim setempat untuk memiliki rumah ibadah yang layak.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, pusat pendidikan, serta penguatan iman dan nilai-nilai kebersamaan,” ungkap Jubair. Ia berharap kehadiran Masjid Al-Munawarah dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPR Papua Barat, Jamiah Qomariah, Ketua NU Kaimana H. Sahri, Kapolsek Kaimana Iptu Citra Yuliawanto, mantan Wakil Bupati Kaimana Hasbulla Furuada, Ketua BKTM Kaimana Fatimah Maturbongs, serta sejumlah anggota DPRK Kaimana dan tokoh masyarakat lainnya.



